DIINASTI CH’IN

Standar

Ch’in mulanya adalah daerah vassal dari dinasti cina sebelumnya, dinasti chou. Ch’in mampu menaklukkan 6 daerah vassal yang lain dan berhasil mendirikan dinasti baru, ch’in. setelah menjadi penguasa, cheng menggunakan gelar Shih Huang Ti (Ch;in Shih Huang Ti). Ia menganggap dirinya lebih kkuat dari tiga raja dan lima kaisar (San Huang Ti=tiga huang da lima ti). Dinasti ini penting dalam sejarah cina. Karena dinasti ini berhasil mencetuskan sistrm pemerintahan kekaisaran yang dapat berlangsung sampai abad XX. Dari pemerintahan Shih Huang Ti inilah seluruh cina dapat dipersatukan.

“Raja Negara chin adalah seorang yang berhidung besar, bermata besar dan mempunyai dada seperti dada seekor burung elang, suaranya seperti anjing hutan,ia sedikit sekali menaruh rasa kasiahan dan ia berani seperti seekor harimau atau serigala.”

Ini menunjukkan betapa kaisar ini menunjukkan kekuatan dan kerja kerasnya. Ia memerintah mulai umur 13 tahun. Adapun factor-faktor yang membuat ia bisa mempersatukan cina adalah :

  1. Dinasti ch’in strategis, terletak antara khensi dan khansu. Mudah mengadakan serangan dan sulit diserang
  2. Ia punya banyak ahli tata Negara yang pandai

Tindakan-tindakan yang dilakukan Shih Huang Ti:

  1. Untuk menahan serangan dari luar, ia membangun tembok besar cina atau wan liang chang cheng yang panjangnya +/- 10.000 Li (6450 km)
  2. Menghapuskan feodalisme dan membentuk pemerintahan sentralisasi. Seluruh cina dibagi menjadi daerah-daerah provinsi, masing-masing dikuasai gubernur.
  3. Mengadakan pembakaran terhadap buku-buku kkono Kung Fu Tze (buku pengibatan dan ramalan)
  4. Mengadakan penyeraman tulisan di seluruh Cina
  5. Penyeragaman ukuran, timbangan, roda dan sebagainya
  6. Membangun jalan raya yang menghubungkan seluruh kekuasaan puat dan daerah
  7. Benteng-bentwng di daerah yang tidak dipergunakan untuk daerah dimusnahkan (menghindari pemberontakan)

Shih huang ti meninggal 210 SM. Setelah ia meninggal, muncullah pemberintakan-pemberontakan, karena memang pemerintahannya penuh dengan lebengisan dan kekejaman. Selanjutnya kekaisaran diperintah oleh anak keduanya, Hu Hai dengan gelar Erl Shih Huang Ti. Kaisar ini tidak cakap dalam pemerintahan, bahkan dibawah pengaruh chao kao. Denngan demikian yang berpengaruh adalah chao kao dan Li ssu. Timbul banyak kekacauan. Chao kao akhirnya membunuh Erl shih huang ti. Dan pemerintahan selanutnya oleh cucu shih huang ti, Tze Ying.

Cucu dari shih huang ti tersebut akhirnya mengetahui kelicikan dari chao kao setelah ia naik tahta. Ia menyuruh membunuh chao kao beserta keluarga. Kerajaan semakin kacau. Dan terjadi pemberontakan oleh Hsiang Yu yang berhasil membunuh Tze Yang.

Shih huang ti berusaha agar yang memegang tampuk kekuasaan cina adalah anak cucunya, namun, ia salah. Kekuasaan dinastinya hanya bertahan selama 15 tahun setelah ia meninggal dunia.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s